Beyond The Wrist: The Role Of Automation in Health Monitoring
2026-02-15 by Saskia Anisa Putri

English :
In this era of rapid digitalization, automation in health monitoring is evolving expeditiously. Tasks that require human intervention and immense energy are being transformed by automated systems that are trained to fulfill the healthcare needs. This transformation is not merely about replacing humans and instead aims to enhance the effectiveness of healthcare professionals by allocating their energy to diagnosis, patient communication, and mitigating burnout [1].
Automation here focuses on monitoring not only in hospital but also on a daily life basis like a smart watch or wristband. This type of band normally monitors the user's heart rate, oxygen rate in blood (SpO2), stress level, sleep quality, and can tell if there is an abnormality. This data can be seen in one integrated app that is integrated to the cloud system [2]. This daily life monitoring helps patients to monitor and maintain their health condition, and can be shared with professionals once the user sees a doctor and helps them with diagnosis [3].
A wristband or smart watch as a wearable device utilizes various types of sensors. It uses photoplethysmography (PPG), which monitors volume changes in arterial blood to measure SpO2 and heart rate [4]. Additionally, some devices feature electrocardiography (ECG) to capture electrical potential changes, just like hospital-grade monitors [5]. An electrodermal activity (EDA) sensor is also used to measure stress levels by monitoring the nervous system electrical change through the skin [6]. For sleep quality, these devices use actigraphy to detect significant body movement and distinguish between light and deep sleep [5]. This data is sent directly to a smartphone via Bluetooth for viewing in an app, and is later stored in the cloud [4].
Wristbands exist as a form of solution because they bridge the gap between clinical setting and daily life, fulfilling a necessity for both professionals and users. For healthcare professionals, these devices significantly improve the quality of healthcare by providing a continuous stream of objective data. This reduces the likelihood of diagnostic discrepancies often found when different doctors interpret limited information. With the data stream that it has, diagnoses become more accurate and human error is minimized. On the users’ side, automation empowers individuals with their health awareness. While users previously could only understand their health status through the doctor visit, they now can monitor their physiological trends in real-time with their wristband. This shift transforms the patient’s role from a passive recipient of care to an active participant, allowing for early detection of abnormalities and fostering a more proactive approach to personal well-being [7].
In conclusion, automation in wearable health monitoring like wristbands is a great advancement for modern healthcare. By integrating advanced sensors, these devices provide continuous data that enhances diagnostic accuracy for professionals while empowering users with real-time health insights. This technology conveniently connects our daily activities with professional medical care, making it easier for everyone to stay healthy.
Indonesia :
Di era digitalisasi yang pesat ini, otomatisasi dalam pemantauan kesehatan berkembang sangat cepat. Tugas-tugas yang membutuhkan campur tangan manusia dan tenaga yang besar kini sedang ditransformasikan oleh sistem otomatis yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan. Transformasi ini bukan hanya tentang menggantikan peran manusia, melainkan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas para profesional kesehatan dengan mengalokasikan energi mereka pada diagnosis, komunikasi dengan pasien, dan mencegah terjadinya burnout [1].
Otomatisasi di sini berfokus pada pemantauan yang tidak hanya dilakukan di rumah sakit, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti dengan jam tangan pintar (smartwatch) atau gelang kesehatan (wristband). Perangkat jenis ini biasanya memantau detak jantung pengguna, kadar oksigen dalam darah (SpO2), tingkat stres, kualitas tidur, dan dapat mendeteksi jika terdapat kelainan. Data ini dapat dilihat dalam satu aplikasi terintegrasi yang terhubung ke sistem awan (cloud) [2]. Pemantauan harian ini membantu pasien untuk memantau dan menjaga kondisi kesehatan mereka, dan dapat dibagikan dengan para profesional kesehatan saat sedang berkonsultasi dan membantu mereka dalam proses diagnosis [3].
Sebagai perangkat yang dapat dikenakan (wearable device), gelang kesehatan atau jam tangan pintar menggunakan berbagai sensor. Perangkat ini menggunakan photoplethysmography (PPG) yang memantau perubahan volume darah arteri untuk mengukur SpO2 dan detak jantung [4]. Selain itu, beberapa perangkat memiliki fitur elektrokardiografi (ECG) untuk menangkap perubahan potensial listrik, serupa dengan monitor standar rumah sakit [5]. Sensor aktivitas elektrodermal (EDA) juga digunakan untuk mengukur tingkat stres dengan memantau perubahan listrik sistem saraf melalui kulit [6]. Untuk kualitas tidur, perangkat ini menggunakan aktigrafi dengan mendeteksi gerakan tubuh yang signifikan untuk membedakan antara tidur ringan dan tidur nyenyak [5]. Data ini dikirim langsung ke ponsel pintar melalui Bluetooth untuk dilihat di aplikasi, dan kemudian disimpan di sistem awan [4].
Gelang kesehatan hadir sebagai solusi yang menjembatani celah antara pengaturan klinis dan kehidupan sehari-hari, memenuhi kebutuhan bagi tenaga medis maupun pengguna. Bagi profesional kesehatan, perangkat ini secara signifikan meningkatkan kualitas layanan dengan menyediakan data objektif yang berkelanjutan. Hal ini mengurangi kemungkinan perbedaan diagnosis yang sering ditemukan ketika dokter yang berbeda menafsirkan informasi yang terbatas. Dengan data yang berkelanjutan ini, diagnosis menjadi lebih akurat dan kesalahan manusia (human error) dapat diminimalkan. Dari sisi pengguna, otomatisasi memberdayakan individu dengan kesadaran kesehatan yang lebih baik. Jika sebelumnya pengguna hanya dapat memahami status kesehatan mereka melalui kunjungan dokter, kini mereka dapat memantau tren fisiologis mereka secara real-time dengan perangkat di pergelangan tangan mereka. Pergeseran ini mengubah peran pasien dari penerima layanan yang pasif menjadi peserta aktif, memungkinkan deteksi dini terdapatnya kelainan dan mendorong pendekatan yang lebih proaktif terhadap kesejahteraan pribadi [7].
Sebagai kesimpulan, otomatisasi dalam pemantauan kesehatan melalui perangkat wearable seperti gelang kesehatan merupakan kemajuan besar bagi layanan kesehatan modern. Dengan mengintegrasikan sensor canggih, perangkat ini menyediakan data berkelanjutan yang meningkatkan akurasi diagnostik bagi para profesional, sekaligus memberdayakan pengguna dengan wawasan kesehatan secara real-time. Teknologi ini menghubungkan aktivitas harian kita dengan perawatan medis profesional secara praktis, sehingga memudahkan setiap orang untuk tetap sehat.
Reference :
[1] I. Sinapov, “The Role of Automation in Healthcare,” BGO Software, Jul. 28, 2024. https://www.bgosoftware.com/blog/the-role-of-automation-in-healthcare/ (accessed Feb. 03, 2026).
[2] Bangkok Hospital Headquarters and Dr. CHAYAPON CHEETANOM, “CardioWatch Bracelet, A Smart Wristband For Real-Time Health Monitoring ,” BANGKOKHOSPITAL.COM, Feb. 02, 2026. https://www.bangkokhospital.com/en/bangkok/content/cardiowatch-bracelet-real-time-health-monitoring (accessed Feb. 04, 2026).
[3] L. Lu et al., “Wearable Health Devices in Health Care: Narrative Systematic Review,” JMIR mHealth and uHealth, vol. 8, no. 11, Nov. 2020, doi: https://doi.org/10.2196/18907.
[4] S. Kumar et al., “A Wristwatch-Based Wireless Sensor Platform for IoT Health Monitoring Applications,” Wearable Sensors and Systems in the IOT, vol. 20, no. 6, p. 1675, Mar. 2020, doi: https://doi.org/10.3390/s20061675.
[5] “How Smart Bands Monitor Sleep Quality,” allpcb.com, Jul. 14, 2025. https://www.allpcb.com/allelectrohub/how-smart-bands-monitor-sleep-quality (accessed Feb. 10, 2026).
[6] A. Kamišalić, I. Fister Jr, M. Turkanović, and S. Karakatič, “Sensors and Functionalities of Non-Invasive Wrist-Wearable Devices: A Review,” Sensors, vol. 18, no. 6, p. 1714, May 2018, doi: https://doi.org/10.3390/s18061714.
[7] R. Sinha, “The Role and Impact of New Technologies on Healthcare Systems,” Discover Health Systems, vol. 3, Nov. 2024, doi: https://doi.org/10.1007/s44250-024-00163-w.
You might also like
Hyperautomation: Why Single-Technology Solutions Are No Longer Enough
Hyperautomation integrates AI, ML, and RPA to create a smart, systemic, and adaptive business ecosystem for peak efficiency.
Find out more →
Smart Home 2.0: The Convergence of IoT Protocols and Seamless Living
Smart homes evolve automation via IoT for better efficiency, security, and health, despite integration challenges.
Find out more →
The Evolution of Automation: From Classical Control Systems to AI-Driven Paradigm
Industrial automation has evolved from rigid systems to a hybrid future combining classical control precision with AI.
Find out more →